banner 728x250
Berita  

Pererat Silaturahmi, DPK ASLI Distrik Yapsi Resmi Dilantik di Bumi Sahaja

banner 120x600
banner 468x60

JAYAPURA – Nuansa kekeluargaan menyelimuti Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, saat Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI) resmi dikukuhkan. Acara pelantikan ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan momen Halal Bihalal, memperkuat ikatan persaudaraan warga Sasak di tanah perantauan.

Prosesi Pelantikan dan Pengukuhan

Ketua DPD ASLI Kabupaten Jayapura, Lalu Mustiadi, SH., memimpin langsung prosesi pelantikan pengurus DPK ASLI Distrik Yapsi. Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, para pengurus baru mengikrarkan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi serta menjaga marwah suku Sasak di Kabupaten Jayapura.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan ASLI dari berbagai tingkatan serta tokoh pemerintah setempat, antara lain:

H. Tarmizi Tahir, S.Sos.I., M.Pd. (Ketua DPW ASLI Provinsi Papua)

Fiktor (Ketua DPD ASLI Kota Jayapura)

Kepala Kampung Bumi Sahaja SP 2, yang menyambut hangat kehadiran organisasi ini sebagai mitra pembangunan di tingkat kampung.

Pesan Sejuk dalam Halal Bihalal

Sebagai inti dari rangkaian Halal Bihalal, Ustadz H. Saleh, S.Pd.I., M.Pd. memberikan ceramah agama yang menyejukkan. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga ukhuwah (persaudaraan) dan semangat gotong royong.

“Organisasi bukan hanya tempat berkumpul, tapi menjadi ladang amal untuk saling membantu dan menebar manfaat bagi sesama, terutama di lingkungan tempat kita tinggal saat ini,” pesan Ustadz H. Saleh dalam ceramahnya.

Ketua DPW ASLI Papua, H. Tarmizi Tahir mengapresiasi terbentuknya kepengurusan di tingkat distrik ini. Beliau berharap ASLI Distrik Yapsi dapat menjadi wadah yang inklusif, tidak hanya bagi internal warga Sasak, tetapi juga mampu bersinergi dengan masyarakat adat setempat dan pemerintah daerah.

Tentang ASLI:

Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI) adalah organisasi kemasyarakatan yang menghimpun warga keturunan Sasak Lombok di perantauan untuk melestarikan budaya dan memperkuat kontribusi sosial di wilayah tempat mereka menetap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *